Ketentuan Pemasangan Iklan di Blog Gowes Wisata

Harap dibaca terlebih dahulu bagi para advertiser yang ingin mengiklankan produknya di blog ini

1. Isi materi iklan setidaknya berkaitan dengan dunia petualangan dan pariwisata, misalnya : jasa tour & travel, Hotel atau penginapan, Resto atau wisata kuliner, tempat wisata, adventure dan outdoor activity, bisnis atau penyedia jasa di bidang adventure, bisnis seputar perlengkapan sepeda, promo website tourism, tourism books, dan lainnya
2. Content iklan tidak mengandung unsur malware, SARA, maupun pornografi
3. media iklan bisa berupa gambar dan URL website milik advertiser, script iklan, atau bisa juga dalam bentuk post review oleh tim kami
4. Untuk biaya pemasangan iklan bersifat flat, dan rentang waktu tayang silahkan menghubungi kami langsung
5. Ketentuan lainnya akan diatur berdasarkan kesepakatan bersama antara advertiser dan publisher, dalam hal ini Tim Gowes Wisata

Wednesday, 29 January 2014

Gua Jepang


Sebenarnya Gua Jepang banyak terdapat di seantero pelosok Indonesia. Di Yogyakarta sendiri, Gua Jepang juga terdapat di beberapa wilayah (tidak hanya satu), karena pada zaman merebut kemerdekaan, Jepang juga pernah menjajah Indonesia selama 3,5 tahun

Salah satu dari sekian banyak Gua Jepang yang saya kunjungi kali ini terdapat di Dusun Nogotirto, berada tidak jauh dari Gua Sentono dan Candi Abang (telah dibahas di post tersendiri sebelumnya)


Jika sebelumnya kita start dari Candi Abang (dari mulai papan penunjuk lokasi Candi Abang, setelah tanjakan), maka kalau arah ke Candi Abang kita harus belok ke kiri mengikuti arah yang ditunjukkan oleh papan petunjuk, arah ke Gua Jepang cukup lurus saja (tidak usah belok kiri), ikuti jalan kerikil dan paving semen sampai menemukan turunan yang cukup curam, setelah turun dan belok kanan, maka lokasi Gua Jepang berada tepat di sebelah kanan


Sebenarnya Gua ini bukanlah Gua yang terbentuk secara alami, tetapi berupa bukit batu cadas yang dibolongi dan dibentuk menjadi semacam terowongan, dengan 4 buah pintu masuk yang berada di bagian depan Gua, setiap lorong dari 4 buah pintu tersebut saling terhubung, dimana panjang lorong pada pintu 1 dan 3 lebih panjang daripada lorong yang terdapat pada pintu 2 dan 4




Persimpangan yang menghubungkan antar lorong


Menurut cerita, Gua ini dibuat oleh tentara Jepang untuk menyimpan amunisi, hal ini bisa terlihat dari adanya ceruk-ceruk pada dinding lorong yang kemungkinan dipergunakan untuk menaruh senapan dan amunisi lainnya. Di dalam gua ini juga terlihat lubang bentukan yang kini sudah ditutup semen dan besi sebagai landasan untuk meletakkan bom. Kini bom dan amunisi yang pernah disimpan dalam Gua tersebut sudah tidak ada lagi karena sudah dikeluarkan pada tahun 1947

No comments:

Post a Comment

Post a Comment